Halo Sobat-in! Belakangan ini kamu mungkin sering lihat orang pakai TWS yang bentuknya unik, mirip anting yang dijepit di daun telinga. Nah, itu namanya earclip TWS, salah satu tren perangkat audio yang lagi naik daun.
Berbeda dengan TWS biasa yang dimasukkan ke lubang telinga, earclip TWS justru membiarkan telinga tetap terbuka. Konsep ini menawarkan pengalaman mendengarkan yang berbeda, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya.
Di artikel kali ini, saya bahas 7 hal yang perlu kamu tahu tentang earclip TWS, supaya kamu gak salah pilih sebelum membelinya.
Apa Itu Earclip TWS?
Earclip TWS adalah jenis earbuds nirkabel yang dipakai dengan cara dijepitkan di daun telinga, mirip seperti memakai anting jepit. Di pasaran, jenis ini juga sering disebut clip-on earbuds atau open-ear clip.
Karena gak masuk ke dalam saluran telinga, earclip TWS termasuk dalam kategori open-ear. Artinya, telinga kamu tetap terbuka dan kamu masih bisa mendengar suara di sekitar sambil menikmati musik.
Begini Cara Kerjanya
Earclip TWS biasanya terdiri dari dua bagian utama yang dihubungkan oleh jembatan lentur. Satu bagian berisi speaker kecil yang posisinya berada di dekat lubang telinga, sementara bagian lainnya berada di belakang daun telinga dan biasanya berisi baterai.
Speaker kecil tersebut dirancang untuk mengarahkan suara langsung ke saluran telinga tanpa harus menyumbatnya. Hasilnya, kamu tetap bisa mendengar audio dengan jelas sementara suara lingkungan sekitar tetap masuk.
Kelebihan Earclip TWS
Ada beberapa alasan kenapa earclip TWS makin diminati:
- Nyaman dipakai lama. Karena gak menyumbat lubang telinga, telinga gak terasa pengap atau pegal meski dipakai berjam-jam.
- Tetap waspada dengan sekitar. Kamu masih bisa mendengar klakson kendaraan, panggilan rekan kerja, atau pengumuman di stasiun. Ini penting untuk keselamatan saat berjalan kaki atau berolahraga di luar ruangan.
- Bobotnya sangat ringan. Beberapa model bobotnya hanya sekitar 5 gram per earbud, jadi hampir gak terasa saat dipakai.
- Cocok untuk pengguna kacamata. Karena dijepit di daun telinga, earclip umumnya gak bertabrakan dengan gagang kacamata seperti model earhook.
- Gak mudah lepas saat bergerak. Desain jepitnya membuat earbuds lebih stabil saat dipakai berolahraga ringan.
Kekurangan yang Perlu Kamu Pertimbangkan
Biar adil, earclip TWS juga punya beberapa keterbatasan:
- Gak ada fitur noise cancelling. Karena telinga tetap terbuka, earclip TWS gak bisa meredam suara bising di sekitar. Di tempat yang sangat ramai, suara musik bisa kalah dengan suara lingkungan.
- Bass gak sedalam TWS in-ear. Desain terbuka membuat suara bass umumnya terasa lebih tipis dibanding TWS yang menyumbat telinga.
- Suara bisa terdengar orang di dekatmu. Pada volume tinggi, orang yang duduk di sebelahmu mungkin bisa ikut mendengar samar-samar audio yang kamu putar. Jadi kurang ideal untuk ruangan yang sangat sunyi.
- Kecocokan bisa berbeda tiap orang. Bentuk daun telinga setiap orang berbeda, jadi sebaiknya coba langsung sebelum membeli kalau memungkinkan.
Bedanya dengan TWS In-Ear dan Jenis Open-Ear Lain
Supaya gak bingung, ini perbedaan singkatnya.
TWS in-ear dimasukkan ke dalam lubang telinga. Kelebihannya, suara lebih imersif dan biasanya mendukung noise cancelling. Kekurangannya, telinga bisa terasa pengap kalau dipakai lama.
Earclip TWS dijepit di daun telinga dan membiarkan telinga terbuka. Lebih nyaman dan aman untuk aktivitas di luar ruangan, tapi isolasi suaranya minim.
TWS earhook juga termasuk open-ear, tapi bentuknya melingkar di belakang telinga. Model ini populer untuk olahraga, tapi bisa kurang nyaman bagi pengguna kacamata.
Bone conduction menggunakan teknologi berbeda, yaitu menghantarkan getaran lewat tulang pipi. Biasanya berbentuk headband yang melingkar di belakang kepala.
Earclip TWS Cocok untuk Siapa?
Earclip TWS bukan untuk semua orang. Tapi perangkat ini sangat pas untuk kamu yang:
- Sering olahraga di luar ruangan seperti jogging atau bersepeda.
- Kerja di kantor dan tetap perlu mendengar saat dipanggil rekan kerja.
- Sering berjalan kaki di area ramai kendaraan.
- Merasa gak nyaman memakai TWS in-ear dalam waktu lama.
- Memakai kacamata setiap hari.
Sebaliknya, kalau kamu sering naik transportasi umum yang bising atau ingin pengalaman musik dengan bass kuat, TWS in-ear dengan noise cancelling mungkin lebih cocok.
Contoh Earclip TWS yang Bisa Kamu Lirik
Beberapa earclip TWS yang cukup populer di tahun 2026 antara lain:
- Huawei FreeClip 2, resmi dijual di Indonesia sejak Januari 2026. Bobotnya sangat ringan, tahan air dan debu dengan sertifikasi IP57, dan baterainya bisa bertahan hingga 36 jam bersama charging case.
- Huawei FreeClip 2S, versi terbaru yang resmi hadir di Indonesia sejak akhir Agustus 2026 dengan sejumlah peningkatan desain dan fitur.
- Bose Ultra Open Earbuds (2nd Gen), pilihan premium dengan karakter suara bass yang lebih kuat untuk ukuran open-ear.
- Sony LinkBuds Clip, earclip dari Sony yang dirilis awal 2026.
Pastikan kamu cek ketersediaan resmi, garansi, dan harga terbaru di Indonesia sebelum membeli, ya.
Tips Aman dan Awet Pakai Earclip TWS
Supaya earclip TWS kamu awet dan nyaman dipakai, perhatikan beberapa hal ini:
- Jaga volume tetap wajar. Karena telinga terbuka, ada godaan untuk menaikkan volume di tempat ramai. Kebiasaan ini justru berisiko untuk pendengaran, jadi lebih baik pindah ke tempat yang lebih tenang atau pakai TWS in-ear dengan noise cancelling.
- Bersihkan secara rutin. Lap bagian speaker dan pin pengisian daya dengan kain kering agar bebas dari kotoran dan keringat.
- Simpan di charging case. Selain mengisi daya, case juga melindungi earbuds dari tekanan dan benturan.
- Jangan menarik jembatan lentur terlalu keras. Meskipun dirancang fleksibel, membengkokkannya secara berlebihan bisa memperpendek umur pakainya.
Koneksi Bluetooth ke HP Bermasalah?
Sobat-in, earclip TWS secanggih apapun tetap bergantung pada koneksi Bluetooth HP kamu. Dari pengalaman tim teknisi kami, kalau TWS kamu lancar di perangkat lain tapi sering putus, delay, atau susah pairing di satu HP saja, besar kemungkinan masalahnya ada di modul Bluetooth atau jalur antena HP tersebut.
Coba dulu hapus perangkat dari daftar pairing, lalu sambungkan ulang. Kalau masih bermasalah, sebaiknya HP kamu diperiksa teknisi.
Konsultasi ke Repairin Aja
Kalau koneksi Bluetooth HP kamu sering bermasalah dan bikin pengalaman pakai TWS jadi terganggu, tim teknisi di Repairin Gadget siap bantu cek kondisinya.
Repairin Gadget menangani Samsung, iPhone, Xiaomi, dan smartphone lainnya di workshop kami di ITC Roxy Mas Jakarta Pusat dan di Karawang, plus layanan home service untuk area Jabodetabek dan sekitar Karawang.
Oh iya, kami menggunakan sparepart Original OEM, dan kami tidak pernah melakukan factory reset untuk perbaikan apapun, jadi data kamu tetap aman tanpa perlu menyerahkan passcode.
Mau tahu estimasi biayanya? Chat tim kami lewat WhatsApp atau mampir langsung ke workshop, kami bantu diagnosis dulu sebelum perbaikan.






